Beginilah nasib seorang kakek yang sudah lansia, Darmo (81) warga Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau. saat bangun pagi, puluhan ayam ternaknya ludes dogondol maling, Senin (13/2/17).
Darmo bersama istrinya Sawen (77) kesehariannya bekerja ternak ayam kampung. Ayam tersebut merupakan kesibukan yang dibuatnya untuk menghabiskan waktu di masa tuanya. Dengan berharap bisa membiayakan kebutuhan sehari-harinya.
Dari keterangan kakek tua ini, yang kondisinya sering sakit-sakitan dan selalu didera sesak nafas, namun terus saja bersemangat mengurus puluhan ayam kampung yang dipeliharanya.
“Saya sedih sekali setelah bangun tidur tadi pagi, saat melihat ke kandang ayam, puluhan anak ayam saya hilang,” kata Darmo dengan penuh kesedihan dan termenung.
Dilanjutnya, saya sampai jatuh-jatuh, tangan luka ketusuk kayu kandang bahkan kepala saya juga ada dipatok ayam. Namun, karena saya gak mampu lagi bekerja yang lain, makanya beternak. Sudah banyak anak ayam yang saya hidupkan, begitu juga dengan uang yang dikeluarkan untuk membelikan makanannya, tapi mudah saja pencuri mengambilnya.
Diketahui, kakek tua ini memiliki beberapa kandang reot untuk tempat ayamnya. Namun yang hilang puluhan anak ayam yang sudah mulai besar yang dikumpulkannya di satu kandang. Namun, anak ayam yang masih kecil di kandang berbeda masih utuh.
“Pagi sore saya beri makan terus, berharap beberapa bulan kedepan sudah bisa dijual untuk balikan modal, eh malah dicuri orang,” ujar kakek tua ini dengan pasrah.
Dengan bebesar hati, dikatakan kakek tua ini, mungkin pencurinya sedang dalam kesusahan. Jika memang dengan mencuri ayam-ayam saya buat dia senang, ya gak apa-apa.
“Apa tidak sedih, sudah berbulan-bulan menghidupkan ayam belum ada yang bisa dijual. Baru saja sudah mau besar habis pula semuanya di curi orang,” sahut Sawen istri Darmo saat ditemui Riaubook.com di rumahnya.
Dilanjut Sawen, mau sakit, hujan, siang, malam, bapak (panggilannya ke Darmo) selalu saja memperhatikan ayamnya. Setiap kali pulang dari kandang yang berada di belakang rumah, selalu saja sesak nafas bahkan sampai sakit-sakit.
Dugaan sementara, pelaku pencuriannya orang sekitar di mana kakek itu tinggal yang mengetahui kegiatan sehari-harinya. Diperkirakan kejadiannya, Senin (13/2) sekitar pukul 01.00 WIB tadi malam, Kakek tua ini juga tidak mau melaporkan ke kepolisian, dia hanya bisa pasrah dan bersabar.
“Mudah-mudahan, Tuhan menggantikan rezeki saya dengan cara yang lain,” tutup Darmo. (spc1)
Sumber: http://sijoripost.com/news/kasihan-kakek-81-tahun-kehilangan-puluhan-ayamnya.html
